Entah Anda seorang pelajar, pekerja, pelayan Tuhan, orang tua, atau siapapun, kita semua selalu bertindak dengan berdasarkan waktu. Ketika membuat sebuah janji, ketika mengerjakan dan mengusahakan sesuatu, bahkan mengatakan sesuatu, tentunya menyertakan pertimbangan waktu. Inilah alasan kita perlu pemanfaatan waktu yang baik agar apa yang kita lakukan dapat berhasil. Namun, ketika kita gagal memanfaatkan waktu, tidak selalu itu karena kita pasif dan hanya berdiam diri. Yang lebih sering adalah karena kita salah dalam mengelolanya. Secara garis besar, kesalahan pengelolaan waktu bisa terjadi karena dua hal, yaitu dari tindakan kita dan dari pemikiran kita.
Tindakan yang keliru dalam mengelola waktu :
1. Melakukan terlalu banyak hal sekaligus.
Kita semua ingin semua bisa kita selesaikan sekaligus. Tujuannya tentu supaya kita bisa segera lepas dari semua beban dan bisa lebih santai. Tapi, seringkali hal itu justru membuat pekerjaan kita tidak kunjung selesai, atau mungkin saja bisa selesai tapi dengan hasil yang sangat tidak maksimal.
Solusi : Prioritas adalah sesuatu yang harus dimiliki jika berkaitan dengan mengelola waktu. Dalam membuat prioritas, kita tentu harus bisa memiliki fokus dan kesabaran. Melakukan satu demi satu dan memilih mana yang terbaik yang bisa dilakukan. Miliki sasaran dan tujuan yang jelas. Buat agenda atau catatan tentang apa saja hal penting yang harus Anda kerjakan atau lakukan hari ini. Urutkan semua itu berdasarkan mana yang paling mendesak. Pertimbangkan juga situasi yang biasa terjadi dan beri ruang untuk mengantisipasi hal-hal lebih mendesak yang mungkin bisa muncul.
2. Tidak bisa berkata tidak
Apa yang terjadi dengan masalah nomor 1 seringkali juga akibat ketidakmampuan orang mengatakan satu kata, "tidak." Namun, keinginan menyenangkan semua orang ini justru sering membuat kita jatuh dalam masalah. Anda tidak mau berkata tidak karena Anda takut akan menyakiti hati orang lain. Tapi, seringkali kita tidak sadar bahwa saat janji atau hal yang sudah kita sanggup itu ternyata tidak bisa kita kerjakan, kita justru lebi merugikan orang itu. Kita membuat dia kecewa dan telah membuang waktunya.
Solusi : Sederhanakan sasaran Anda. Jika sasaran Anda jelas, Anda akan lebih mudah dalam menentukan apakah jawabannya ya atau tidak. Jangan biasakan berkata "mungkin" jika Anda tahu bahwa Anda memang TIDAK bisa. Selain itu, berkata "tidak" juga perlu latihan. Menolak dengan sopan juga butuh teknik tertentu. Ucapkan terima kasih lebih dulu, nyatakan alas an Anda menolak, usulkan solusi lain jika memang Anda bisa, dll.
3. Menunda
Kebiasaan menunda jelas adalah kebiasaan yang bertentangan dengan prinsip efisiensi waktu. Bahkan, ada kalanya menunda juga tidak hanya menyia-nyiakan waktu, tapi juga uang dan tenaga.
Solusi : Jika ada hal penting yang Anda tunda kemarin, jadikan itu prioritas Anda hari ini. Berikan penghargaan pada diri sendiri setiap kali Anda berhasil mengerjakan sesuatu tanpa menunda. Namun, memang kadang kita juga bisa menunda sesuatu karena kita tidak suka melakukan hal itu. Misal: dalam tes, kita menunda mengerjakan satu soal yang sulit dan mengerjakan soal lain yang lebih mudah. Itulah prinsip menunda yang 'baik'. Jangan menunda lalu menggantikannya dengan melakukan hal-hal yang kurang berguna. dan pastikan juga Anda tetap mengerjakannya!
4. Mengeluh
Mengeluh itu wajar kata orang. Benar. Tapi, saat mengeluh sudah menjadi kebiasaan, maka hal itu membuat Anda menyia-nyiakan waktu yang berharga, Mengapa? Dengan mengeluh, orang menjadi mudah mencari alasan untuk menunda. Waktu yang kita habiskan untuk berhenti dan mengeluh ini itu adalah waktu yang terbuang. Selain itu, bahaya dari mengeluh juga adalah karena mengeluh bias mempengaruhi lingkungan Anda. Tentu saja ini lebih bahaya.
Solusi : Satu cara terbaik mengatasi kebiasaan mengeluh adalah dengan menghadapi sumber keluhan itu. Kenali dulu, apa yang sebenarnya membuat Anda terus mengeluh. Atau mungkinkah Anda mengeluh semata karena tidak ada bahan pembicaraan lain? Cari solusi terbaik untuk menuntaskan masalah ini. Sadari bahwa keluhan Anda bias menular dan mempengaruhi orang lain. Dan ingatlah bahwa sebagai anak Tuhan, jauh lebih baik jika kita bisa bersyukur atas segala keadaan.
5. Kebiasaan tidak terorganisir
Catatan berserakan, peralatan sering diletakkan sembarangan sehingga ketika kita butuh, kita pun menghabiskan banyak waktu untuk mencarinya dulu. Perjalanan tidak direncanakan dengan baik sehingga harus sering bolak-balik. Apakah Anda juga memiliki kebiasaan itu?
Solusi : Jika Anda sering menghabiskan waktu mencari sesuatu, ini saatnya memilah-milah barang Anda. Kelompokkan dan atur agar mudah dilihat tanpa harus membongkar kembali. Buat jadwal untuk merapikan barang barang Anda. Gunakan waktu selama melakukan perjalanan untuk mengerjakan sesuatu yang bisa dikerjakan (membaca, berkenalan, dll).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar