“Aku tidak selalu memperoleh apa yang aku inginkan. Oleh sebab itu aku selalu menikmati apa yang sudah aku peroleh.”
Sikap ini membuat orang mampu bersyukur terhadap segala nikmat yang didapat dari kemurahan Tuhan . Ini penting agar kita tidak melewatkan kesempatan untuk mengecap kebahagiaan yang sudah ada. Kalau kita mampu menghayatinya maka ketentraman dan kedamaian batin dapat selalu menyelimuti hati. Kita boleh berharap memperoleh yang lebih, namun jangan terperangkap hatinya pada sesuatu yang belum didapat dan melupakan kenikmatan yang ada didepan mata. Pelihara hatinya sedemikian rupa sehingga tidak terjebak
dalam keluhan – keluhan.
Kebiasaan mengeluh dapat membuat seluruh kehidupan menjadi serba salah. Begitu bangun tidur sudah mulai mengeluh tidurnya tidak nyenyak. Sebentar lagi mengeluh sarapannya tidak enak. Begitu menuju kekantor mengeluh lalu lintas yang semrawut. Tiba dikantor mengeluh banyak pekerjaan yang belum terselesaikan . Pulang kerumah mengeluh anak-anaknya ribut. Sebelum berangkat tidur mengeluh istrinya sibuk sendiri.
Sepanjang hari belum sempat bersyukur terhadap apa-apa yang sudah didapatkan sekarang. Lupa bersyukur ketika bangun tidur menemukan dirinya masih sehat-sehat saja. Lupa bersyukur masih ada yang dimakan. Lupa bersyukur masih memiliki kendaraan yang dapat digunakan berangkat kekantor. Lupa bersyukur masih memiliki pekerjaan. Lupa bersyukur masih memiliki anak-anak dan sebuah keluarga. Lupa bersyukur masih didampingi seorang istri. Lupa bersyukur bahwa Tuhan masih senantiasa menyertainya.
Temukanlah cara-cara bersyukur atas segala masalah yang dihadapi dan semua itu akan menjadi berkah bagimu. Orang yang dapat bersyukur tetap terjaga kemurahan hatinya. Tuhan mencintai orang-orang yang bermurah hati dan akan membalasnya dengan kemurahan-kemurahan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar